Home | Internasional | Nasional
     
Jumat, 07 Desember 2018 10:12:49
SDM Guru Dan Insfraruktur Sekolah di Rohil Terus Dibenahi
 
Bupati Suyatno menyerahkan sertifikat kepada guru

UTUSANRIAU.CO, BAGANSIAPIAPI - Tidak bisa dipungkiri lagi, Dunia pendidikan dimasa kepemimpinan H Suyatno Amp bersama Drs Jamiluddin sangat banyak konsep dan program yang telah dicapai, salah satunya peningkatan sumber daya manusia (Sdm), pembangunan berbagai insfraruktur sekolah hingga memberikan bantuan bagi siswa yang memiliki prestasi. Hal ini lain tidak lain dilakukan Untuk meningkatkan mutu pendidikan dinegeri yang berjuluk seribu kubah.

Konsep peningkatan Sdm yang dibangun oleh kepala daerah bukanlah sekedar isapan jempol belaka, karena ia telah mengambil kebijakan dengan memprogramkan bantuan kuliah gratis kejenjang Strata satu (S1) bagi seluruh guru yang mengajar dirohil. Dengan berkualitasnya para guru secara otomatis mutu pendidikan anak akan meningkat.

Fungsi dan peran guru sangatlah besar, karena paradigma menempatkan guru itu sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, sudah tidak relevan lagi. Kedepannya guru dipandang sebagai pekerja profesional. Tolak ukur peningkatan kinerja guru bisa dinilai melalui sertifikasi, pengkajian struktural maupun pengkajian fungsional.

Nah, Dalam memantapkan soliditas dan solidaritas organisasi profesi guru yang kuat dan bermartabat, dibutuhkan wadah seperti PGRI dengan tekad membangun kekuatan dan kebersamaan untuk mewujudkan guru profesional, sejahtera, dan bermartabat dalam ikut mencerdaskan kehidupan bangsa.

Memperbaiki Kualitas salah satu Komitmen pemerintah daerah dalam melaksanakan program kebijakan pencapaian prestasi pendidikan tersebut dipercaya kepada Dinas Pendidikan Rohil untuk memacu ketertinggalan, Dinas pendidikan mengambil langkah melakukan pemetaan dengan membenahi pendidikan dasar terlebih dahulu yang dimulai dari jenjang sekolah dasar (SD) dan madrasah.

 
 
ICMI dan Baznas Rohil Teken Mou program rohil cerdas.

Serahkan 1096 sertifikat dari 18 korwil kepada Guru

Bupati Rokan Hilir, H Suyatno AMp telah menyerahkan 1096 sertifikat dari 18 Koordinator Wilayah (korwil) kepada Guru. Ia mengucapkan selamat kepada para Guru yang menerima sertifikat dan berharap untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi Guru.

Walaupun dalam kondisi anggaran merosot  tetap juga berprestasi, berarti ikhlas menjalankan tugas  dan itu harus dipertahankan, demi kemajuan Dunia pendidikan," ujar suyatno.

Kepala Dinas pendidikan Rohil, Rusli Sarief mengatakan, sebanyak 1096 Guru menerima sertifikat dari 18 korwil, seleksi dan dananya oleh Pusat, sebab sertifikat ini adalah hak dan kewajiban guru untuk 2019, bagi yang tidak memegang sertifikat dan sertifikasi maka dia tidak dibayar lagi sertifikatnya, " katanya.

Ujiannya kemaren dibulan juni tepatnya dibulan puasa kita buat dua rayon, yakni rayon Bangko dan Bagan Sinembah yang melaksanakanya adalah dari panitia pusat dan dananya juga pusat.

Tapi waktu itu Dana pusat hanya 400 orang, sementara guru kita ada 13.000 orang, tidak ada swasta negeri hanya 6000, jadi dari angka 6000 tersebut ikut seleksi hanya lulus 1096 orang.

Itu pembayaran persiapan untuk tahun 2019 seleksinya 2018. 1096 itu sudah dilaksanakan dan sudah dikasi sertifikatnya. Itulah nanti ditampilkan dengan SK terakhir kita lampirkan melalui daftar yang wajib menerima Dana sertifikasi.

"Sertifikat itu adalah sertifikat guru berprestasi, sertifikat K13, sertifikat sertifikasi. Wilayah kerja kita hanya dari tingkat TK, SD, Dan SMP. Sementara tingkatan SMA itu wewenang provinsi," Katanya.

Harapan kita kepada Guru agar meningkatkan lagi prestasinya, bagi yang tidak dapat sertifikat mereka harus berjuang lagi dan nanti ada lagi terakhir pada bulan November 2018.

Kalau sudah dilaksanakan tidak juga lulus, maka siap-siaplah pada tahun 2019 dia tidak layak menerima uang Sertifikasi. itu adalah salah satu syarat untuk menerima uang Sertifikasi, karena sertifikasi itu datangnya dari pusat bukan dari Kabupaten/Kota.

Besarannya adalah sebesar gaji pada saat dia menerima hari ini, jadi kalau macam saya Rp7.800.000 saya mendapat hak sebesar Rp7.800.000

Ada seorang Guru menerima Rp. 72.000.000, yang paling kecil dengan pangkat golongan 2B itu sebesar Rp 31.000.000, jadi siapa bilang guru tidak sejahtera, cuma pembayarannya terlambat, terlambat karena dana pusat yang lambat turun.

 
 
Kadisdik Rohil Kukuhkan Forum Komite Sekolah

ICMI Dan Baznas Teken MOu Program Rohil Cerdas

Organisasi Daerah (Orda) Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) telah melakukan nota kesepahaman (MoU) program Rohil cerdas.

Ketua Orda ICMI Rohil, dr Suratmin mengatakan, bahwa Program Rohil cerdas yang di gagas tersebut bertujuan untuk mempersiapkan para siswa maupun siswi yang ada di Kabupaten Rohil dalam menghadapi serta memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. “Kita ingin lembaga yang ada di luar agar bisa intensif melatih anak-anak kita untuk mencapai jenjang yang lebih tinggi,” ujar Suratmin.

Para pelajar yang telah selesai di bangku SLTA selama ini sebutnya hanya tau melanjutkan pendidikan ke universitas yang ada di Provinsi Riau seperti UNRI, makanya dengan adanya program ini nantinya akan dapat membantu anak-anak kalangan dhuafa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

“Dalam program ini nantinya pihak ICMI akan mencarikan lembaga pendidikan, kemudian untuk bantu pembiayaannya dari Baznas, dan bantuan ini hanya untuk kalangan anak-anak yang tidak mampu atau kalangan dhuafa, “katanya.

Sementara itu, Plt Bupati Rohil, Drs H Jamiluddin memberikan apresiasi yang begitu besar terhadap ICMI Rohil terkait kegiatan program Rohil cerdas yang di gagas oleh ICMI Rohil.

*Dorong Sekolah Peduli Lingkungan

Selain meningkatkan SDM dan insfraruktur sekolah, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) juga mengharapkan pihak sekolah dapat turut mendukung pada program peduli lingkungan yang diwujudkan dengan mengalakkan penghijauan. Kegiatan itu dengan melibatkan peran serta segenap kalangan terutama untuk anak didik sehingga tumbuh kesadaran sejak dini.

"Kegiatan peduli lingkungan dengan penanaman pohon yang ditingkatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) hendaknya didukung oleh semua pihak," Kata Wabup Jamiludin.

Jamiludin mengatakan kalau pemkab tetap mendukung penuh hal tersebut apalagi terbukti sejumlah sekolah di Rohil telah menorehkan prestasi yang membanggakan dengan keluar sebagai pemenang dalam lomba Adiwiyata.

Semua kalangan tambahnya diminta untuk peduli dengan terwujudnya lingkungan yang asri dan bersih serta hijau. Keberadaan halaman atau pekarangan hendaknya bisa dimanfaatkan dengan baik. Iapun memuji langkah yang dilakukan Disdikbud untuk menjalankan hal tersebut dengan kegiatan berupa pemberian bantuan bibit tanaman ke sekolah-sekolah beberapa waktu lalu. 

Kadisdikbud Rohil, HM Rusli Sarief juga menegaskan pihaknya telah memberikan bibit tanaman yang diserahkan ke sekolah di tingkat kecamatan. "Ditargetkan semua sekolah dapat berperan dalam kegiatan lingkungan dan mendukung program Adiwiyata," katanya.

Secara umum bibit tanaman itu telah dibagikan secara merata seperti di Kecamatan Pujud, Tanjung Medan, Tanah Putih Sedinginan, Rantau Kopar, Bagan Sinembah, Bagan Sinembah Raya, Balai Jaya, Simpang kanan, Bangko Pusako, Tanah Putih Tanjung Melawan, Pasir Limau Kapas, Rimba Melintang, Kubu serta Kubu Babussalam. (Adv/zal)