Home | Internasional | Nasional
     
Rabu, 15 Mei 2019 08:05:38
Tingkatkan PAD, Pemkab Rohil Gali Berbagai Potensi Daerah
 
Sekda Rohil Surya Afan saat berdialog dengan salah satu Pelaku usaha di Rokan Hilir

UTUSANRIAU.CO, BAGANSIAPIAPI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) hingga saat ini terus menggali berbagai potensi yang ada didaerah dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asil Daerah (PAD). Upaya ini lain tidak lain dilakukan dalam rangka untuk mensejahterakan masyarakat negeri seribu kubah.

Sektor sektor yang saat ini tengah digali oleh Pemkab Rohil berupa pajak bumi bangunan dan perkotaan (PBBP2), Sektor pariwisata, Sektor perkebunan dan perikanan serta sektor lainnya. Untuk Sektor PBBP2 diwilayah kecamatan Bangko penerimaan PAD berdasarkan evaluasi belum lama ini baru sekitar 14,7 persen. Rendahnya pendapatan itu dikarenakan ZNT jauh dari nilai pasaran dan akan dilakukan penyesuaian oleh instansi terkait dalam hal ini Bapenda Rohil.

Agar Pendapatan bisa meningkat, Bapaenda terus melakukan pemahaman kepada para perangkat desa, camat dan pihak terkait lainnya agar PAD ditahun berikutnya disektor PBBP2 bisa meningkat. " Untuk tahun 2019 ini ada dua kecamatan yang menjadi skala prioritas yakni Kecamatan Bangko dan Kecamatan Bagan Sinembah. Sementara kecamatan lainnya juga menjadi prioritas ditahun berikutnya," Kata Kabid pendataan dan pelayanan Bapenda Rohil, H Sulaiman Ss,MH.

*Penangkaran Walet

Selain menggali PBBP2, Pemkab Rohil juga menggali pendapatan disektor penangkaran walet. Hal ini terlihat dari disahkannya Rancangan Peraturan daerah (Ranperda) yang diajukan oleh pemerintah kepada DPRD baru-baru ini.

Kepala Bapenda Rohil, Cicik Mawardi mengatakan kalau sejauh ini pihaknya telah melakukan pendataan terhadap rumah penangkaran sarang burung walet yang tersebar di 18 kecamatan dirohil. "Jumlah penangkaran sarang walet diperkirakan lebih dari 2000 unit. Sementara yang sudah terdata sejauh ini baru sekitar 600 unit," Ucapnya sembari mengatakan kalau pihaknya tetap optimis dan terus berupaya dalam pencapaian hasil pemungutan guna meningkatkan PAD.

 
 
Pelaku Seni Kabupaten Rokan Hilir Menjadi Salah satu Destinasi Wisata

Bangun Hutan Kota Seluas 4 Hakter

Pemkab Rohil pada tahun 2020 mendatang akan membangun hutan kota seluas 4 hakter (Ha) yang dilengkapi kebun binatang Mini dikawasan Batu 5, Bagansiapiapi. Pembangunan Hutan kota itu dalam rangka meningkatkan Pendapatan Daerah (PAD) ini. Saat ini Detail Engineering Design (DED) pembangunan kawasan hutan kota itu sudah disiapkan. 

"Lokasi Pembangunan hutan kota itu telah kita pusatkan disekitaran kolam renang (Kantor BPBD'red) yang terletak dikawasan Batu lima," Kata Bupati Rohil, H Suyatno AMp.

Ia mengatakan kalau Site Plan pembangunan hutan kota Bagansiapiapi sudah disiapkan. "Insa Allah dalam waktu dekat akan kita programkan untuk memulai pembangunannya. Dimana hutan kota merupakan salah satu komponen ruang terbuka hijau. Karena keberadaannya sangat berfungsi sebagai sistem hidrologi, menciptakan iklim mikro, menjaga keseimbangan oksigen dan karbon dioksida," Sebut Suyatno.

Suyatno menyebutkan, dibangunnya hutan kota bertujuan Sebagai taman yang bisa menghasilkan PAD. "Taman kota yang kecil saja bisa jadi objek wisata, apalagi hutan kota ini kalau sudah jadi nantinya pasti sangat ramai dikunjungi, dan ini tentunya menjadi aset wisata kita yang bisa meningkatkan PAD disektor pariwisata," Terangnya.
 

 
 
Gedung Lokasi Sarang Burung Walet menjadi salah satu Sumber PAD Bagi Pemerintah Kabupaten Rohil

*Dukung Berbagai Ivent Kebudayaan 

Pemkab Rohil sangat mendukung berbagai ivent kebudayaan dan kesenian warga tionghoa yang salah satunya perayaan cap go meh. Hal ini dikarenakan selain mampu mendatangkan ribuan pengunjung juga tentunya bisa menambah PAD bagi daerah.

"Kita sangat mendukung kegiatan kesenian dan kebudayaan yang dilaksanakan warga Tionghoa setiap tahunnya. Karena dinilai mampu meningkatkan perekonomian warga dan menambah pendapatan daerah disektor kepariwisataan," Kata Sekdakab Rohil, Drs H Surya Arfan MSi.

Dijelaskan Surya Arfan, Ivent kesenian maupun kebudayaan yang mampu mendatangkan wisatawan seperti perayaan Imlek, cap go meh, Cheng bengkel dan ritual bakar tongkang. Kesemua kebudayaan Tionghoa itu mampu mendatangkan puluhan ribu pengunjung setiap tahunnya dinegeri seribu kubah. Selain itu juga mampu menambah Pendapatan Asil Daerah (PAD) khususnya disektor pariwisata. 

Selain dari pada itu, perayaan Cheng bengkel juga mampu menambah PAD, dimana tahun ini disalah satu kuburan yang terletak dijalan pelabuhan baru tercatat ribuan pengunjung yang datang dari berbagai daerah dan manca negara. Agar para pengunjung itu merasa aman, upaya yang kita lakukan adalah menempatkan pengamanan baik itu dari Satpol PP, maupun TNI/Polri.

Sekda juga menjamin setiap perayaan ivent dirohil tidak akan ada gangguan dari pihak manapun. Karena masyarakat kita yang ramah dan suka bergaul dengan berbagai suku dan agama, kita juga senantiasa menempatkan personil Kepolisian dan TNI serta satpol PP untuk berjaga di lokasi tersebut. (Adv