Home | Internasional | Nasional
     
Jumat, 17 Mei 2019 07:05:27
Pelayanan Kesehatan Menjadi Prioritas Utama Pemkab Rohil
 
Bupati H.Suyatno, Wabup Rohil, Sekda Rohil Bersama Muspida saat meresmikan Puskesmas dalam Upaya meningkatkan Pelayanan kesehatan masyarakat Rohil

UTUSANRIAU.CO, BAGANSIAPIAPI - Pemerintah Kabupaten ( pemkab) Rokan Hilir (Rohil) terus membangun berbagai sarana dan prasarana dibidang kesehatan. Bahkan, Status Puskesmas ditingkatkan menjadi puskesmas rawat inap, Hal ini dilakukan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan dengan maksimal.

Baru-baru ini Bupati Rohil, H Suyatno AMp meresmikan pemakaian Pemakaian Gedung baru Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bagansiapiapi, yang terletak dijalan Jambu. Gedung bernilai Rp4,8 Miliar itu pun diklaim sebagai Puskesmas termegah dan tercantik untuk wilayah Propinsi Riau.

Peresmian itu ditandai dengan penandatangan prasasti dan pembukaan kain selubung oleh Bupati Suyatno dan pengguntingan pita oleh Ketua TP-PKK Rohil, Hj Wan Mardiana didampingi oleh Kadiskes Rohil Hj Dahniar MKes, Ketua DPRD Rohil H Nasruddin Hasan, Kajari Rohil Gaos Wicaksono SH MH, Kabid Yankes Propinsi Riau, para pimpinan OPD dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Suyatno mengatakan kalau dirinya sangat merasa bahagia atas terlaksananya pembangunan ini. Karena, Perjuangan untuk membangun Puskesmas Bagansiapiapi ini sudah lama sekali dicita-citakan oleh Pemkab Rohil. "Alhamdulillah apa yang kita harapkan dan cita-citakan selama ini sudah terwujud, dan tentunya kita menyampaikan ungkapan rasa syukur atas terlaksananya pembangunan ini," Ucapnya.

Suyatno juga mengklaim bahwa Puskesmas Bagansiapiapi yang terletak dijalan Jambu, Kepenghuluan Bagan Jawa itu sebagai Puskesmas termegah dan tercantik di propinsi Riau. "Ini Puskesmas yang tercantik Diriau, selain itu letak bangunannya juga betul-betul dilingkungan yang masyarakatnya padat," Ujarnya.

 
 
Tenaga Medis Foto Bersama Bupati H. Suyatno

Bupati juga mengatakan kalau bangunan Puskesmas Bagansiapiapi ini sudah berdiri sejak tahun 1975 silam, akan tetapi bangunannya masih berbentuk panggung, dan alhamdulillah saat ini sudah bagus dan malahan menjadi puskesmas tercantik Diriau. 

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah membantu dan memperhatikan daerah kita yang terletak di daerah pesisir dan berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia. Selain pada itu, ucapan terima kasih juga kita sampaikan kepada kontraktor dan para pekerja yang mengerjakan bangunan mewah ini. "Progres dari pembangunan ini sangat luar biasa, dalam tempo waktu lebih kurang lima bulan sudah rampung dan kualitasnya juga sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama," Ucapnya.

Lebih jauh Bupati menyampaikan kalau pada tahun 2019 ini Pemkab Rohil juga akan mendapatkan lagi dana DAK dari pemerintah pusat untuk pembangunan Puskesmas Bagan punak dan tiga unit rumah dokter dan perawat. Untuk lokasi pembangunannya dipusatkan di persimpangan tugu ikan tepatnya disamping taman budaya, Batu enam. 

"Lokasi pembangunan untuk Puskesmas Bagan punak itu nantinya kita letakkan di sekitar taman budaya, hal ini dilakukan agar para ASN yang sakit demam bisa langsung ditangani. Kalau RSUD dr RM Pratomo jaraknya kan jauh dari pusat perkantoran," tuturnya sembari menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim TP4D Kejari Rohil yang sudah memantau dan menggiring pelaksanaan pembangunan Puskesmas Bagansiapiapi tersebut.

Ditempat yang sama, Kadiskes Rohil Hj Dahniar MKes mengatakan pembangunan Puskesmas merupakan program prioritas nasional. Dimana sebutnya Puskesmas Bagansiapiapi ini sudah terakreditasi madia pada tahun 2017 lalu. "Alhamdulillah bangunan fisiknya sudah selesai, untuk sarana dan prasarananya serta sumber daya manusia (SDM) nya akan disiapkan oleh Pemkab Rohil pada tahun ini," Katanya singkat.

Sementara itu, Kabid Yankes Propinsi Riau mengatakan, Pembangunan Puskesmas ini prinsipnya adalah untuk menuju masyarakat yang sehat. Nah, untuk mencapai hal itu tentunya bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, kita harus menyiapkan dukungan masyarakat untuk penguatan pelayanan kesehatan primer. Selain itu, pelayanan kesehatan juga harus memenuhi standar dan untuk Puskesmas Bagansiapiapi sudah memenuhi hak tersebut," Ujarnya.

Untuk menunjang semua pelayanan ini kita butuh pemenuhan sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana. Apalagi ditengah kondisi keuangan daerah yang jauh berkurang dari sebelumnya. "Untuk kekurangan SDM berupa dokter dan perawat kita siap membantu memenuhi kebutuhannya lewat program Nusantara sehat. Silahkan pemkab mengajukannya kepropinsi, kita siap membantu untuk menyampaikannya kepusat lewat program Nusantara sehat," Tutupnya.

 
 
Tenaga Medis Dokter Manjadi salah satu Ujung Tombak dalam meningkatkan Pelayanan Kesehatan di Masyarakat

Dokter Diminta Berikan Pelayanan Sesuai SOP

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Drs H Surya Arfan MSi mengajak semua pihak yang ada di RSUD dr RM protomo bagansiapiapi untuk dapat memberikan pelayanan terbaik bagi pasien. Selain itu, Ia juga meminta agar pihak rumah sakit bisa mematuhi sop pelayanan yang telah disepakati.

"Jalankan kinerja dalam pelayanan kesehatan dengan sebaik baiknya, disamping itu pemerintah juga akan terus memantau bagaimana perkembagan pelayanan kesehatan tersebut. Karena ini merupakan salah satu sektor pemerintah dan wajib dilaksanakan oleh pemerintah daerah," Kata Surya Arfa.

Pemerintah daerah sebutnya juga meminta agar tenaga medis juga harus mempunyai etika yang baik terutama dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Untuk saat sekarang pemerintah daerah mengakui memang masih ada keterbatasan untuk peralatan medis dan dokter sepesialis, sehingga sejumlah pasien terpaksa di pindahkan ke beberapa kota lainnya seperti kota dumai dan pekanbaru. Namun, pemerintah akan berusaha bagaimana rsud dr protomo ini bisa dilengkapi keseluruhannya guna memberikan pelayanan kesehatan kepada masyrakat," Janjinya.

Ia juga menghimbau tenaga medis baik dokter dan perawat di RSUD dr protomo bagansiapiapi agar bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga tidak terdengar kembali keluhan-keluhan dari masyarakat," Tutupnya. 

*Seminar Bagan Batu Medical Update

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kabupaten Rokan Hilir (rohil) mengadakan Seminar Bagan batu medical update. Acara itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Rohil, Drs H Jamiludin di lantai VI hotel Bintang Mulia, Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah.

Seminar tersebut tampak juga dihadiri oleh beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat administrasi pratama, Camat Bagan sinembah, Camat Balai Jaya, perwakilan rumah sakit awal bross, kepala puskesmas bagan batu, para bidan dan dokter  yang tergabung diorganisasi IDI kabupaten Rokan Hilir.

Ketua IDI Rohil, dr. H. Suratmin. M. ked (Ped),Spa mengatakan, pada seminar kali ini pembicara atau narasumber selain dirinya juga ada dr Trunojoyo Soeranggayhuda S.pS, dan dr. Arry Setiawan Sp.Onk.Rad. Seminar ini mengupas tentang Stroke akut, An Overview Radiotherapy For Health, dan Stunting. 

Pada kesempatan itu sebut Suratmin, perwakilan Rumah Sakit Awal Bros Lili Herwati mengucapkan terima kasih kepada IDI Rohil atas kerjasama hingga terlaksananya seminar ini. Salah satu materi yang dibahas adalah tentang stunting. Stunting adalah suatu keadaan dimana tinggi seorang anak lebih pendek dibandingkan dengan anak seusianya.

Masalah stunting ini merupakan masalah dunia, WHO menyatakan prevalensi stunting terbesar di asia mencapai 50 persen. Penderita stunting di Indonesia 8,9 juta dan merupakan urutan tiga terbesar terbanyak," Ujar Suratmin.  (Adv)

 Dokter Diminta Berikan Pelayanan Sesuai SOP

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Drs H Surya Arfan MSi mengajak semua pihak yang ada di RSUD dr RM protomo bagansiapiapi untuk dapat memberikan pelayanan terbaik bagi pasien. Selain itu, Ia juga meminta agar pihak rumah sakit bisa mematuhi sop pelayanan yang telah disepakati.

"Jalankan kinerja dalam pelayanan kesehatan dengan sebaik baiknya, disamping itu pemerintah juga akan terus memantau bagaimana perkembagan pelayanan kesehatan tersebut. Karena ini merupakan salah satu sektor pemerintah dan wajib dilaksanakan oleh pemerintah daerah," Kata Surya Arfa.

Pemerintah daerah sebutnya juga meminta agar tenaga medis juga harus mempunyai etika yang baik terutama dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Untuk saat sekarang pemerintah daerah mengakui memang masih ada keterbatasan untuk peralatan medis dan dokter sepesialis, sehingga sejumlah pasien terpaksa di pindahkan ke beberapa kota lainnya seperti kota dumai dan pekanbaru. Namun, pemerintah akan berusaha bagaimana rsud dr protomo ini bisa dilengkapi keseluruhannya guna memberikan pelayanan kesehatan kepada masyrakat," Janjinya.

Ia juga menghimbau tenaga medis baik dokter dan perawat di RSUD dr protomo bagansiapiapi agar bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga tidak terdengar kembali keluhan-keluhan dari masyarakat," Tutupnya. 

*Seminar Bagan Batu Medical Update

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kabupaten Rokan Hilir (rohil) mengadakan Seminar Bagan batu medical update. Acara itu dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Rohil, Drs H Jamiludin di lantai VI hotel Bintang Mulia, Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah.

Seminar tersebut tampak juga dihadiri oleh beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat administrasi pratama, Camat Bagan sinembah, Camat Balai Jaya, perwakilan rumah sakit awal bross, kepala puskesmas bagan batu, para bidan dan dokter  yang tergabung diorganisasi IDI kabupaten Rokan Hilir.

Ketua IDI Rohil, dr. H. Suratmin. M. ked (Ped),Spa mengatakan, pada seminar kali ini pembicara atau narasumber selain dirinya juga ada dr Trunojoyo Soeranggayhuda S.pS, dan dr. Arry Setiawan Sp.Onk.Rad. Seminar ini mengupas tentang Stroke akut, An Overview Radiotherapy For Health, dan Stunting. 

Pada kesempatan itu sebut Suratmin, perwakilan Rumah Sakit Awal Bros Lili Herwati mengucapkan terima kasih kepada IDI Rohil atas kerjasama hingga terlaksananya seminar ini. Salah satu materi yang dibahas adalah tentang stunting. Stunting adalah suatu keadaan dimana tinggi seorang anak lebih pendek dibandingkan dengan anak seusianya.

Masalah stunting ini merupakan masalah dunia, WHO menyatakan prevalensi stunting terbesar di asia mencapai 50 persen. Penderita stunting di Indonesia 8,9 juta dan merupakan urutan tiga terbesar terbanyak," Ujar Suratmin.  (Adv)