Business Meeting, Bupati Inhil Harapkan Kontribusi Konstruktif Pelaku Usaha
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Senin, 11 September 2017 07:09:33
Business Meeting, Bupati Inhil Harapkan Kontribusi Konstruktif Pelaku Usaha
KETERANGAN GAMBAR :
HM Wardan saat membuka kegiatan Bussiness Meeting di Ballroom Bank Negara Indonesia (BNI) Kabupaten Inhil, Minggu (10/9/2017) siang.

TEMBILAHAN, UTUSANRIAU.CO - Pada Business Meeting yang digelar dalam semarak Festival Kelapa Internasional Tahun 2017 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan mengharapkan kontribusi konstruktif dari para pelaku usaha.

Tindaklanjut konstruktif yang diharapkan, menurut Bupati Wardan, ialah berupa pengembangan industri pengolahan kelapa. Sebab, Kelapa, memiliki peran esensial di Kabupaten Inhil sebagai sebuah pohon kehidupan bagi segenap masyarakat. 

Ekspektasi tersebut disampaikan Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan saat membuka kegiatan Bussiness Meeting di Ballroom Bank Negara Indonesia (BNI) Kabupaten Inhil, Minggu (10/9/2017) siang.

"Kelapa memiliki peran penting sebagai pohon kehidupan yang berharga dan memiliki banyak manfaat. Setiap bagian dari kelapa bernilai ekonomis, dapat dimanfaatkan bagi kehidupan," katanya.

Lebih lanjut, Bupati Wardan menuturkan, kelapa dalam tidak hanya dipandang dari perspektif industri sebagai bahan olahan dan entitas yang berorientasi pada permintaan dan penawaran. Namun, kelapa juga memiliki makna kultural, historis dan sosial yang terkandung di dalamnya.

"Melalui momentum bersejarah Festival Kelapa Internasional, terutama pada temu bisnis yang digelar, diseminasi informasi potensi kelapa dapat dilakukan. Temu bisnis sebagai ruang publik dapat dijadikan media sharing bagi stake holder yang berkepentingan dan menginisiasi kemitraan strategis antara petani dan pelaku usaha," ujar Bupati Wardan.

Setelah kemutraan terjalin, hamparan kelapa di pantai, sungai dan suak, diharapkan dapat dikelola dengan baik. Aspek pengelolaan dari sisi pengairan, dijelaskan Bupati Wardan, dapat dilakukan melalui penerapan sistem irigasi tradisional yang berasal dari Kallimantan Selatan dan Sulawesi serta telah tumbuh dan berkembang di Inhil, yakni sistem Trio Tata Air.

"Dalam menerapkan sistem ini, interaksi masyarakat di sungai, teluk dan parit sangat berperan vital karena memiliki makna yang berarti dalam pertumbuhan kelapa," jelas Bupati Wardan.

Pada kegiatan business meeting ini, Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan juga melakukan penandatanganan nota kesepakatan tentang penyediaan dan pemanfaatan layanan jasa perbankan dengan Bank Negara Indonesia (BNI) Kabupaten Inhil dan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman dengan sejumlah lembaga lainnya, seperti dengan PT Top Asia Global dan BPJS Ketenagakerjaan.

Disamping itu, dilakukan juga penyerahan cinderamata secara simbolis oleh Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan kepada seluruh pelaku bisnis yang telah turut berpartisipasi dalam Festival Kelapa Internasional Tahun 2017 Kabupaten Inhil dari Pemerintah Kabupaten Inhil. **Adv/Kominfo

 
INFO TERKAIT 
 Kamis, 21 September 2017 04:09:31
Pemkab Inhil Hadiri Paripurna Pengesahan Perubahan RPJMD Tahun 2013-2018
 Rabu, 20 September 2017 09:09:09
Bupati Inhil Ajak Kaum Muslimin Muhasabah Diri di Tahun Baru 1439 Hijriah 2017M
 Senin, 18 September 2017 05:09:41
Sekda: Olahraga Suatu Kebutuhan Dalam Kehidupan
 Senin, 18 September 2017 06:09:37
Bupati Rohul Minta PNS Tingkatkan Kualitas
 Sabtu, 16 September 2017 10:09:25
Business Meeting, Bupati Inhil Harapkan Kontribusi Konstruktif Pelaku Usaha
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca