Tim Iseng-Iseng Juara Kompetisi Vignette Asian Games
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Minggu, 13 Mei 2018 12:05:37
Tim Iseng-Iseng Juara Kompetisi Vignette Asian Games
KETERANGAN GAMBAR :
Kordinator Broadcast INASGOC Linda Wahyudi (pertama dari kiri), Ketua INASGOC Erick Thohir (dua dari kiri) dan Direktur Projek IGBS, Mike Wilmot (paling kanan) bersama pemenang lomba film pendek Asian Games, tim Iseng-Iseng dari Universitas Binus.

JAKARTA, UTUSANRIAU.CO -Tim Iseng – iseng  (Universitas Binus) yang beranggotakan Obelia Simone, Diandra Pramestisari Pololessy, dan Sufyan Tsaurie berhasil menyabet juara Kompetisi “Vignette” film pendek  Asian Games dalam kegiatan Broadcast Legacy Program. 

Dalam pengumuman pemenang dari Vignette Competition di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Sabtu (13/5/2018), Kelompok Iseng-Iseng ini mengungkapkan karya film animasinya selama 30 detik, terinspirasi dengan semangat Asian Games pada tahun 1962 yang ingin dibawa pada Asian Games 2018.

"Saya bertanya pada bapak saya, bagaimana dahulu dirinya mengikuti perkembangan Asian Games 1962. Saat itu Bapak saya mengetahui perkembangan berita Asian Games 1962 dari sebuah radio yang dimiliki seorang saja di desanya, " kata Diandra 

Dari cerita itulah, Diandra dan rekannya mencoba membuat film pendek berdurasi 30 detik. "Kita ikut lomba ini juga sebenarnya diminta Dosen. Sebenarnya kita sedang magang. Karena kita bertiga background-nya animasi, akhirnya kita buat film animasi.''

Sebanyak 56 karya film pendek mengikuti kompetisi bertajuk “Vignette Competition” atau kompetisi membuat cuplikan film yang diikuti oleh para mahasiswa dari 10 universitas terpilih.

Kompetisi film pendek dengan menggandeng International Games Broadcast Services (IGBS) selaku pemegang hak siar itu panitia pelaksana Asian Games XVIII/2018, menyediakan empat tema yakni Unity in Diversity,  Energy of Asia, The World is Watching, dan Preparing for Triumph.

Selanjutnya, tim pemenang akan terlibat dalam Asian Games 18 untuk membantu tim broadcast selama perhelatan berlangsung. 

Erick Thohir, Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 menjelaskan pihaknya berharap banyak generasi muda Indonesia dapat mengembangkan karir di industri siaran olahraga Asia dan dunia serta Asian Games 18 meninggalkan legacy kepada generasi muda Indonesia.

“Lebih membanggakan lagi, pemenang dari kompetisi akan diberangkakan ke London untuk belajar di National Film and Television School dan akan diajak meninjau lokasi produksi dari mitra pelaksana broadcaster Asian Games, " kata Erick.

Direktur Projek IGBS, Mike Wilmot mengatakan Program ini sudah berlangsung enam bulan dan diikuti lebih dari 50 tim peserta dan hasil akhirnya nanti film-film terbaik akan ditayangkan bukan hanya di Indonesia. "Tapi juga di seluruh Asia hingga seluruh dunia," kata Mike. *Bam

 
INFO TERKAIT 
 Senin, 22 Oktober 2018 04:10:36
Meski Cadangan, Rivalo Cetak Hattrick Melawan Qatar
 Senin, 22 Oktober 2018 09:10:55
Meski Kalah dari Qatar, Timnas U-19 Masih Berpeluang Lolos ke Perempat Final Piala Asia
 Selasa, 16 Oktober 2018 10:10:08
Mayweather Terima Tantangan Khabib Nurmagomedov
 Sabtu, 13 Oktober 2018 11:10:33
Ketua Pengprov Muathay Riau, Sinyo Janji Wujudkan Organisasi Modern
 Jumat, 12 Oktober 2018 11:10:15
Irwan Nasir Resmi Nahkodai IPSI Riau, Siap Wujudkan Silat Riau Jadi Andalan Nasional
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca