Kisah Miris Ibu Lukaku Ngutang Biar Anak Bisa Makan
Home | Otonomi | Pendidikan | Ekonomi | Kesehatan | Olahraga | Teknologi | Hukum | Lingkungan | Religion | Gaya Hidup | Politik | Kampus
>> Hot News
     
Selasa, 19 Juni 2018 09:06:33
Kisah Miris Ibu Lukaku Ngutang Biar Anak Bisa Makan
 
Penyerang Timnas Belgia, Romelu Lukaku/ Photo : REUTERS/Marcos Brindicci

UTUSANRIAU.CO  – Tak sedikit bintang sepakbola dunia yang punya kisah kelam dalam hidupnya. Tak jarang semua pemain yang jadi bintang, masa lalunya dibelenggu kemiskinan sebelum memiliki banyak harta.

Sebut saja legenda Timnas Brasil, Edson Arantes do Nascimento, atau yang lebih mendunia dengan panggilan Pele. Pele adalah megabintang Timnas Brasil era 50-70an. Ia adalah satu-satunya pemain yang memiliki tiga cincin juara Piala Dunia, 1958, 1962, dan 1970.

Tapi, siapa sangka Pele kecil hidup dalam kemiskinan. Pele besar di daerah kumuh, Bauru, Sao Paulo. Ayahnya, Dondinho, yang pernah menjadi bintang Atletico Miniero, cedera parah dan pensiun dini. Akibatnya, ia hanya mampu membiayai tiga anaknya (termasuk Pele) dan istrinya.

 
 
Penyerang Timnas Belgia, Romelu Lukaku/ Photo : REUTERS/Marcos Brindicci

Namun pada akhirnya, dengan kemampuan sepakbola Pele yang luar biasa maka status sosial keluarga Dondinho bisa terangkat. Tak hanya menjadi bintang di Santos, Pele juga tampil apik bersama Tim Samba dan menjadi legenda sepakbola dunia.

Mungkin kisah Pele hampir sama dengan apa yang pernah dirasakan striker Timnas Belgia dan Manchester United, Romelu Lukaku. Kisah ini diceritakan Lukaku usai mendedikasikan gol keduanya saat membela Belgia dalam laga perdana Grup G Piala Dunia 2018, Kontra Panama.

Lukaku bercerita bagaimana miskinnya ia dan keluarganya saat kecil. Lukaku tak segan bercerita ibunya yang suka berhutang roti, sehingga tukang roti tahu bahwa kehidupan Lukaku sangat miskin.

 

 
 
Penyerang Timnas Belgia, Romelu Lukaku/ Photo : REUTERS/Marcos Brindicci

"Bahkan Ada waktu ibu saya harus berhutang roti dari toko roti di jalan. Tukang roti mengenal saya dan adik lelaku saya. Jadi, mereka akan membiarkan ibu saya mengambil sepotong roti di hari Senin dan membayarnya pada hari Jumat," ujar Lukaku dikutip The Player Tribune.

"Saya tahu persis apa yang harus saya lakukan. Saya tidak bisa melihat ibu saya hidup seperti itu. Saya pernah mengatakan kepada Ibu bahwa suatu hari semua akan berubah. Sekarang kami baik-baik saja. Anda tak perlu khawatir lagi," katanya.

Apa yang dikatakan Lukaku agar tak khawatir lagi dengan kehidupannya dan sang ibu, memang benar. Striker 25 tahun saat ini jadi salah satu pemain dengan gaji tertinggi di Premier League. Menurut laporan Mirror, Lukaku menerima gaji dari MU sebesar £250 ribu, atau Rp4,6 miliar per pekannya. **source:viva.co.id

 
 
INFO TERKAIT 
 Rabu, 19 September 2018 09:09:35
Presiden Tinjau Pelatnas Asian Para Games di Sukoharjo
 Senin, 17 September 2018 10:09:16
Dimulai Hari Ini, Tour De Siak 2018 Dipadukan Dengan Kampanye Pariwisata
 Senin, 17 September 2018 08:09:14
Song of Victory Asian Para Games 2018 Diluncurkan
 Minggu, 16 September 2018 04:09:15
Kalahkan Pasangan China, Kevin/Marcus Juara Jepang Terbuka
 Jumat, 14 September 2018 09:09:07
Persiapan Asian Para Games Capai 90 Persen
 
Isi Komentar
   
Peringatan : Dilarang menulis komentar berbau SARA, fitnah, & menistakan. Penulis bertanggung jawab penuh atas komentarnya dalam forum ini, terimakasih
   
Nama*
Pesan*
 
   
  Komentar Pembaca