× Home Otonomi Pendidikan Ekonomi Nasional Olahraga Teknologi Hukum Lingkungan Religion Kesehatan Politik Kampus Pekanbaru Rokan Hulu Rokan Hilir Kampar Kuansing Pelalawan Bengkalis Indragiri Hilir Indragiri Hulu Meranti Siak Dumai
32 Paguyuban Kabupaten Pelalawan Tetap Jaga Persatuan dan Kondusifitas

Kolom | 25 September 2019 | Dilihat : 167

Ketua FPK Tengku Nahar menghimpun 32 paguyuban Pelalawan tetap jaga silaturahmi dan kondusifitas daerah###

UTUSANRIAU.CO, PELALAWAN - 32 Paguyuban yang terdiri dari berbagai suku, dan agama di kabupaten Pelalawan tetap berkomitmen menjalin kerukunan, menjaga persatuan serta kondusifitas daerah kabupaten Pelalawan. 

Hal ini disampaikan Ketua Forum Pembauran Kebangsaan ( FPK) kabupaten Pelalawan Tengku Nahar MSi, Selasa (24/09) kepada wartawan di Pangkalan Kerinci.

FPK merupakan wadah berhimpun paguyuban paguyuban yang ada dikabupaten Pelalawan. "Dikabupaten Pelalawan ada 32 paguyuban terdiri dari berbagai suku suku dan agama bersatu di FPK dan berkomitmen selalu menjaga silaturahmi dan kerukunan" ungkap yang juga ketua Lembaga Adat Melayu pesisir ini.

Dijadwalkan pada Kamis 26 September 2019, FPK akan melakukan pertemuan silaturahmi 32 paguyuban di Hotel Grand Pangkalan Kerinci. 

"Tujuan pertemuan silaturahmi agar kerukunan tetap terjalin serta persatuan dan kesatuan semakin terbina. Karena pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan serta kondusifitas daerah, bangsa dan negara. Agar tidak mudah untuk diadu domba, hal ini sangat penting tentunya dari pemberitaan, informasi yang benar tidak hoax. 32 paguyuban sangat komitmen menjaga kerukunan dan kondusifitas" ujarnya.

Dikatakannya bahwa kabupaten Pelalawan sangat bhinneka tunggal ika. "Dikabupaten Pelalawan sangat menjunjung kebhinneka tunggal ika. Nah itu juga ditunjukan FPK dalam kegiatan ulang tahun kabupaten Pelalawan pada bulan oktober mendatang. Semua suku terdiri dari keragaman golongan dan agama menampilkan ciri khas budaya dan adat masing masing suku. Kita beragam dan bersatu menjadi masyarakat kabupaten Pelalawan negeri berbudaya seiya sekata" pungkas Tengku Nahar.

“ Kita di Pelalawan ada 32 paguyuban dan alhamdulillah Pelalawan aman, tertib, tidak ada konflik. Kondusifitas   dengan mengedepankan kebersamaan, sehingga Pelalawan kondusif" jelasnya.

Dengan adanya komunikasi dan silaturahmi 32 paguyuban berbagai kekurangan dapat saling mengisi serta terjalin kekompakan. Dengan kekompakan masyarakat yang kondusif sehingga memudahkan program pemerintah melaksanakan pembangunan. 

"Dengan kondusif dan masyarakat kompak, program pembangunan pemerintah dapat berjalan. Karena pembangunan berjalan untuk kepentingan masyarakat. Dalam FPK semua tetap berkordinasi dan komunikasi untuk tetap situasi kondusif" bebernya. EP

###