× Home Otonomi Pendidikan Ekonomi Nasional Olahraga Teknologi Hukum Lingkungan Religion Kesehatan Politik Kampus Pekanbaru Rokan Hulu Rokan Hilir Kampar Kuansing Pelalawan Bengkalis Indragiri Hilir Indragiri Hulu Meranti Siak Dumai
Sebelum dilantik 62 Kades Terpilih Naik Becak

inhu | 17 Februari 2020 | Dilihat : 57

Plt Kepala Dinas PMD Inhu, Riswidiantoro SE/ Foto Internet

UTUSANRIAU.CO, RENGAT - Sebanyak 62 Kepala Desa terpilih pada Pilkades serentak Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun 2019 yang lalu dilantik hari ini Senin (17/2) dipusatkan di Gedung Dang Purnama Rengat. Pelantikan para kades ini juga dilaksanakan secara serentak.

Penetapan lokasi dan waktu pelantikan tersebut sudah melalui proses rapat antara Bagian Pemerintah Desa  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Inhu bersama para kades terpilih dan BPD.

Plt Kepala Dinas PMD Inhu, Riswidiantoro SE saat mengatakan bahwa Pemkab Inhu telah memberikan dana hibah sebesar Rp30 juta untuk pilkades setiap desa pada tahun 2019 yang lalu. Dimana biaya pelantikan juga diambil didalam dana hibah tersebut yang disilpakan.

"Dana silpa tersebut belum bisa digunakan sebelum Perdes APBDes disahkan. Oleh karena itu, setiap kades terpilih sesuai kesepakatan rapat, menalangi terlebih dahulu sebesar Rp400 ribu dan nantinya setelah Perdes APBDes disahkan tinggal mengklaimkan saja biaya talangan tersebut," terang mantan Camat Lirik ini.

Saat ini menurutnya proses persiapan pelantikan sudah dilakukan, bahkan pihaknya juga sudah memberikan DP kepada becak-becak yang nantinya akan membawa para kades terpilih usai sarapan bersama Bupati Inhu di pendopo depan Rumah Dinas Bupati Inhu menuju lokasi pelantikan di Gedung Dang Purnama Rengat.

Sementara itu, Bupati Inhu H. Yopi Arianto SE kepada wartawan menyampaikan bahwa pelantikan secara serentak lebih irit dan efisien.

"Kalau pelantikan dilangsungkan di desa masing-masing atau kecamatan, maka kades terpilih akan keluar uang minimal 15 juta bahkan bisa lebih," ujar Yopi.

Yopi menegaskan pelantikan ini hendaknya tidak dipolitisir, dan bagi kades terpilih yang kurang paham silahkan tanya ke dinas terkait.

Kemudian, Bupati yang menyebutkan tukang becak juga merasakan kebahagian dan tambahan rezeki dengan adanya pelantikan kades di kota Rengat.

Selain itu, warga masyarakat desa yang tadinya tidak pernah atau jarang ke Rengat akhirnya sudah bisa mengenal kota rengat yang di tengah kota ada danaunya yang indah yaitu danau raja.

Bupati  juga berpesan kepada seluruh masyarakat Inhu untuk saling menjaga persatuan dan kesatuan, mengingat tahun ini merupakan tahun politik, dimana pada bulan September mendatang akan dilaksanakan Pilkada Inhu.

"Mari kita rawat dan kita jaga persatuan dan kesatuan kita, jangan terpancing isu-isu yang dapat memperpecah belah kita," ajak Bupati Yopi.**Dasmun