Para tenaga medis di RSUD Dumai menggelar aksi mogok kerja Selasa (20/2/2021) pagi. Akibatnya pelayanan kesehatan di poliklinik RSUD Dumai terganggu dan ditutup selama tiga jam.

"/> Inilah Penyebab RSUD Dumai di Tutup | WWW.UTUSANRIAU.CO
×
Inilah Penyebab RSUD Dumai di Tutup

dumai | Kamis, 22 April 2021

Inilah Penyebab RSUD Dumai di Tutup/ sumber foto riaupos.co

UTUSANRIAU.CO, DUMAI - Para tenaga medis di RSUD Dumai menggelar aksi mogok kerja Selasa (20/2/2021) pagi. Akibatnya pelayanan kesehatan di poliklinik RSUD Dumai terganggu dan ditutup selama tiga jam.

 

Pantauan di RSUD Dumai, pasien yang datang sejak pagi pulang dengan rasa kecewa akibat tidak mendapatkan pelayanan kesehatan. Ada juga pasien yang bertahan menunggu poliklinik buka kembali.

 

Hanya ada beberapa perawat yang terlihat melayani pasien, khususnya di IGD.

 

Akibat aksi mogok tersebut, pelayanan Poliklinik RSUD Kota Dumai di tutup  sejak pagi dan baru di buka kembali  sekitar pukul 10.00 WIB.

 

Di pintu  masuk dipasang pengumuman  yang bertuliskan "Diberitahukan kepada masyarakat Kota Dumai bahwa poliklinik tidak melayani  pasien  sampai  waktu  yang tidak ditentukan, untuk informasi lebih silakan tanyakan kepada management RSUD Kota Dumai."

 

Bahkan beberapa masyarakat marah kepada petugas RSUD Kota Dumai yang dianggap tidak mengutamakan kepentingan masyarakat.

 

"Lumpuhnya pelayanan kesehatan di rumah sakit akibat aksi mogok kerja yang dilakukan tenaga medis di poliklinik," kata Firman salah satu warga yang mengantarkan istrinya berobat.  

 

Menanggapi hal itu, Plt Kadiskes Kota Dumai dr Syaiful mengatakan, aksi mogok tenaga medis akibat ada tekanan dari eksternal.

 

"Pagi tadi saya mendapat kabar poliklinik tutup, saya bergegas ke RSUD Dumai. Sampai di RSUD saya langsung melakukan pertemuan dengan dokter dan tenaga medis yang bertugas, usai pertemuan pelayanan kembali dibuka setelah sempat tutup selama tiga jam," terang Syaipul.

 

Lanjutnya, mereka melakukan aksi tesebut karena ada beberapa hal yakni  adanya tekanan dari pihak eksternal yang langsung komplain kepada mereka terkait pelayanan.

 

"Tekanan-tekanan itu mereka sebut  tidak hanya satu atau dua kali,  namun berulang kali sehingga membuat mereka merasa tidak nyaman saat bertugas, mereka menilai jika ada komplain terhadap pelayanan kesehatan buka kepada mereka, namun pada management," terangnya. 

 

Selain itu, kurangnya komunikasi antara pihak management RSUD Kota Dumai dengan tenaga medis yang bertugas di poliklinik. Ada juga terkait sarana dan prasarana yang kurang memadai.

 

"Namun yang tutup selama tiga jam hanya poliklinik, pelayanan lain  tetap melayani masyarakat seperti IGD,  rawat inap dan pelayanan kesehatan lainnya tetap  buka," pungkasnya.

 

Staff Humas RSUD Kota Dumai Teguh Widodo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Dumai akibat kejadian tersebut tidak dapat pelayanan kesehatan.

 

"Kami akan perbaiki, kedepannya agar hal ini tidak terulang kembali, sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," tuturnya. 

 

Ia mengatakan pihak management juga tidak mengetahui secara pasti siapa yang memasang pengumuman ditutupnya poliklinik RSUD Kota Dumai tersebut.

 

"Ini akan kami tindaklanjuti untuk perbaikan ke depannya," pungkasnya.

Sumber: halloriau.com