×
Menampilkan Karya Ilmiah Mahasiswa dan Alumni, Tadarus Ramadan Seri ke 2 PGSA UIN SUSKA Riau Tuai Pujian

kampus | Jumat, 30 April 2021

Menampilkan Karya Ilmiah Mahasiswa dan Alumni, Tadarus Ramadan Seri ke 2 PGSA UIN SUSKA Riau Tuai Pujian

UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - 10 Ramadhan 1442H Seri ke 2 Kegiatan Tadarus Ramadhan Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Suska Riau, menampilkan karya penelitian mahasiswa dan alumni yang baru saja menyelesaikan studinya.  Isu-isu tentang perempuan kekinian dan sejarah tetap menjadi sorotan. 

Narasumber Tadarus Ramadhan seri 2  di isi oleh empat orang perempuan muda yang sedang mempersiapkan dirinya menjadi generasi perempuan "berdaya akademik pada masa depan’ ini adalah Narasumber Dewi Alia Putri, Yunita Efendi, Anggi Farasagita Putri yang merupakan mahasiswi Uin Suska Riau. 

Ketiga narasumber ini mengangkat tema yang sedang trend yakni cadar, perempuan tomboy termasuk isu kekerasan terhadap perempuan. Narasumber ke 4 Anisa Nurul Azkiya, S.Hum alumni UIN Sunan Kalijaga yang meneliti Madrasah Annisa di Kerajaan Siak Sri Indrapura pada tanggal 23 April 2021. 

Dalam pengantarnya kampus PSGA mengatakan bahwa ‘kita berusaha untuk mengeksplorasi potensi perempuan tidak hanya dosen tentunya tetapi juga mahasiswa ataupun alumni yang memiliki perhatian dan kepekaan terhadap isu-isu perempuan, 
  
Tayangan materi Perempuan Tomboy    Paparan sejarah madrasah annisa Siak Kegiatan Tadarus Ramadhan ini hakikatnya di maksudkan untuk membangun perspektif gender yang sesuai dengan budaya dan agama tentunya. Kegiatan tadarus Ramadhan bisa di ikuti secara online melalui aplikasi zoom meeting dan dapat juga  di lihat melalui  youtube. 

Dalam pers releasenyakapus PSGA, Sukma Erni menjelaskan telah mendapatkan chat pribadi  dantelpondarisejumlahpartisipan yang mengatakanbahwa ‘ salut dengan kegiatan yang ditaja dan proses Pendidikan yang di lakukan bagi perempuan generasi kedepan", jarang sekal ikegiatan akademik yang di taja oleh Dosen melibatkan mahasiswa  dan alumni sebagai nara sumber kegiatannya”. 

Saya senang sekali melihat perempuan muda, berani tampil percaya diri dengan karya akademiknya walaupun sebagian di antara mereka masih belum bisa menyajikan dan menganalisis data yang di sampaikan dengan baik. Sesuai dengan posisi yang masih mahasiswa sudah sangat keren." 

"Paparan sejarah Pendidikan perempuan di kerajaan Siak pada bahasan Madrarah Annisa, saya baru tahu kalau dalam sejarahnya Riau sudah ada pendidikan perempuan secara formal   di sekolah, saya berharap PSGA  akan terus menggali fakta-fakta kehidupan perempuan dan berbagi di dunia publik”. 

Kegiatan ini dipandu oleh Dr. Yendraliza, S.Pt, M.P di ikuti tidak hanya oleh mahasiswa tetapi juga dosen-dosen yang bersemangat melihat mahasiswi-mahasiswi muda sudah berani beragumen di dunia publik. 

Banyak pertanyaan yang tidak lagi bisa terjawab karena waktu yang sangat terbatas. Khusus terkait madrasah annisa dalam sejarah Siak, medapatkan komentar yang begitu membangun dan menggelitik, seperti kenapa sampai ‘sekolah perempuan’ dalam sejarah Melayu ini tidak begitu banyak di kenal, dan ketika kunjungan ke Siak hampir tidak di temukan informasi tentang Pendidikan perempuan (madrasah annisa). 

Komentar Dr. Sofia tentang madrasah annisa ini adalah, ‘sayang pemerintah tidak menjaga dan mencoba mengembalika nsejarah perempuan terdidik di madarasah annisa pada masa kerajaan Siak.
 
Closing Statement yang disampaikan oleh Dr. Amirah Diniati, M.Pd. Kons, sebagai Tim Leader Kegiatan Tadarus Ramadhan ini mengatakan bangga dengan ke 4 narasumber yang masihmahasiswa dan alumni yang barusaja lulus studi berani dengan percaya diri tampi lsecara terbuka pada kegiatan yang di hadiri oleh pada Doktor dari berbagai kampus di Indonesia.

 “Srikandi masa depan ini harus terus di pupuk agar semakin kuat dalam memposisikan diri sebagai perempuan yang memiliki talenta tidak hanya lokal, tetapi juga nasional dan internasional, tutupnya”. **rilis