Jadwal Puasa Zulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah menjelang Idul Adha 2021 serta niat dan keutamaannya ada di  sini.

"/> Jadwal Puasa Zulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah Jelang Idul Adha 2021 Serta Niat dan Keutamaan | WWW.UTUSANRIAU.CO
×
Jadwal Puasa Zulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah Jelang Idul Adha 2021 Serta Niat dan Keutamaan

religion | Minggu, 11 Juli 2021

Jadwal Puasa Zulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah Jelang Idul Adha 2021 Serta Niat dan Keutamaan/foto internet

UTUSANRIAU.CO - Jadwal Puasa Zulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah menjelang Idul Adha 2021 serta niat dan keutamaannya ada di  sini.

 

Penetapan 1 Zulhijjah dan Hari Raya Idul adha 2021 diprediksi sama antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yakni bertepatan dengan hari Minggu tanggal 11 Juli 2021.

 

Meski begitu, khusus PBNU masih akan memastikan jatuhnya Bulan Zulhijjah dengan melihat hilal.

 

Kementerian Agama (Kemenag) juga akan menggelar sidang isbat pada tanggal 10 Juli 2021.

 

Sementara itu, menurut PP Muhammadiyah, 1 Dzulhijjah 1442 H jatuh pada Minggu Pon, 11 Juli 2021.

 

Ijtimak jelang Zulhijah 1442 H terjadi pada Sabtu Pahing, 10 Juli 2021 pukul 08.19.35 WIB.

 

Dengan demikian, Idul Adha 2021 jatuh pada Selasa, 20 Juli 2021 karena bertepatan dengan 10 Zulhijah 1442 H.

 

Sementara itu, Hari Arafah (9 Dzulhijjah 1442 H) jatuh pada Senin, 19 Juli 2021.

 

Bila merujuk pada kalender yang telah ditetapkan PP Muhammadiyah, berikut kalender bulan Dzulhijjah hingga 13 Dzulhijjah 1442 H:

 

1 Dzulhijjah = Minggu, 11 Juli 2021


2Dzulhijjah = Senin, 12 Juli 2021

3 Dzulhijjah = Selasa, 13 Juli 2021

 

4 Dzulhijjah = Rabu, 14 Juli 2021

 

5 Dzulhijjah = Kamis, 15 Juli 2021

 

6 Dzulhijjah = Jumat, 16 Juli 2021

 

7 Dzulhijjah = Sabtu, 17 Juli 2021

 

8 Dzulhijjah = Minggu, 18 Juli 2021

 

9 Dzulhijjah = Senin, 19 Juli 2021

 

HARAM PUASA :

 

10 Dzulhijjah = Selasa, 20 Juli 2021

 

11 Dzulhijjah = Rabu, 21 Juli 2021

 

12 Dzulhijjah = Kamis, 22 Juli 2021

 

13 Dzulhijjah = Jumat, 23 Juli 2021

 

Puasa Dzulhijjah 1-7 Dzulhijjah =Minggu, 11 Juli 2021 hingga Sabtu, 17 Juli 2021

Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijah = Minggu, 18 Juli 2021

 

Puasa Arafah 9 Dzulhijah = Senin, 19 Juli 2021

 

Idul Adha 10 Dzulhijjah = Selasa, 20 Juli 2021

 

Sementara itu, tanggal 21-23 Juli 2021 adalah hari Tasrik.

 

Umat Muslim dilarang berpuasa di ketiga hari tersebut.

 

Puasa sunnah 9 hari di awal bulan Zulhijjah

Terdapat anjuran puasa sunnah sembilan hari di awal bulan Zulhijah.

 

Berikut salah satu hadistnya:

 

"Dari Hunaidah Ibn Khalid, dari istrinya, dari salah seorang istri Nabi saw [diriwayatkan bahwa] ia berkata: Adalah Rasulullah saw melakukan puasa pada sembilan hari bulan Zulhijah, hari Asyura, tiga hari setiap bulan, dan hari Senin dan Kamis pertama setiap bulan [HR Abu Dawud, Ahmad, dan al-Baihaqi]

 

Sementara menurut penjelasan Ustadz Abdul Somad di kanal Youtube Thuink Uink yang diunggah pada 22 Juli 2019,

 

Terdapat sebuah hadis Nabi Muhammad SAW tentang keutamaan beramal saleh di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. “Artinya, jika kita rajin beramal saleh selama 10 hari awal bulan Dzulhijjah, maka Allah akan lebih mencintai kita,” jelasnya.

 

Lantas apa saja jenis amal salehnya?

 

"Di hadits itu tak ada dijelaskan secara spesifik umat muslim harus melaksanakan ibadah tertentu."

 

"Namun menurut pengamatan para sahabat terhadap Nabi Muhammad SAW, beliau selama 10 hari awal bulan Dzulhijjah sering berpuasa sunah," jelas Ustadz Abdul Somad.

 

Puasa itu dilaksanakan terhitung sejak 1 Dzulhijjah hingga 9 Zulhijjah, sedangkan pada 10 Zulhijjah tidak karena itu adalah hari raya Idul Adha dan umat Islam dilarang berpuasa di hari itu.

 

Dalam sebuah hadis lain disebutkan pula bahwa satu-satunya ibadah yang dinisbatkan nabi ke Allah dan Allah ke nabi adalah puasa.

 

“Ujar Allah, puasamu untuk-Ku. Maka, dari sini bisa disimpulkan amalan saleh selama bulan Dzulhijjah yang paling utama atau afdol adalah puasa sunah,” tambahnya.

 

Puasa Zulhijjah dilaksanakan pada tanggal 1-7 Zulhijjah. Selanjutnya pada tanggal 8 - 9 Zulhijjah adalah Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah, sehingga totalnya 9 hari puasa sunnah.

 

Niat Puasa tanggal 1-7 Zulhijjah

 

نويت صوم شهر ذى الحجة سنة لله تعالى

 

NAWAITU SHAUMA SYAHRI DZIL HIJJATI SUNNATAN LILLAHI TA’ALA

 

ARTINYA: “SAYA NIAT PUASA SUNNAH BULAN DZULHIJJAH KARENA ALLAH TA’ALA.”

 

Niat Puasa Tarwiyah

 

Puasa tarwiyah merupakan puasa yang disunnahkan sebelum Idul Adha, tepatnya pada tanggal 8 Dzulhijjah.

 

نويت صوم التروية سنة لله تعالى

 

Nawaitu shauma al tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala

 

Artinya: "Saya niat berpuasa sunnah tarwiyah karena Allah ta’ala."

 

Niat Puasa Arafah

 

Puasa Arafah adalah puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah di saat para jamaah haji sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah.

 

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى 

 

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati Arafah lillahi ta‘ala. 

 

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Arafah esok hari karena Allah SWT."

 

Keutamaan Puasa Dzulhijjah, Tarwiah, dan Arafah

 

Dilansir babel.kemenag.go.id, Ustazah Dra Risnawati menyebutkan bulan Dzulhijjah adalah suatu bulan yang di dalamnya terdapat banyak keutamaan.

 

Ia menjelaskan, pada bulan Dzulhijjah, ada sejumlah ibadah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan dengan imbalan pahala berlipat ganda.

 

Satu di antaranya puasa sunnah pada sembilan hari pertama bulan tersebut.

 

Lebih lanjut, Risnawati menerangkan sejumlah keutamaan menjalankan ibadah puasa di bulan Dzulhijjah.

 

Berikut keutamaan Puasa Dzulhijjah, Tarwiah, dan Arafah, seperti yang dikutip dari laman babel.kemenag.go.id:

 

- Tanggal 1 Dzulhijjah

 

Allah mengampuni Nabi Adam AS di Arafah, maka yang berpuasa di hari itu akan diampuni dosa-dosanya.

 

- Tanggal 2 Dzulhijjah

 

Allah mengabulkan doa Nabi Yunus AS dan mengeluarkannya dari perut ikan nun, maka orang yang berpuasa di hari itu sama seperti beribadah dan berpuasa satu tahun tanpa maksiat.

 

- Tanggal 3 Dzulhijjah

 

Allah mengabulkan doa Nabi Zakariya AS, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dikabulkan doanya.

 

- Tanggal 4 Dzulhijjah

 

Nabi Isa AS dilahirkan, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dihilangkan kesusahan dan dikumpulkan bersama orang mulia di hari kiamat.

 

- Tanggal 5 Dzulhijjah

 

Nabi Musa AS dilahirkan dan dimuliakan munajatnya, maka orang yang berpuasa di hari itu akan terlepas dari sifat munafik dan siksa kubur.

 

- Tanggal 6 Dzulhijjah

 

Allah membukakan pintu kebaikan semua nabi, maka orang yang berpuasa di hari itu akan dipandang Allah dengan penuh rahmat dan kasih sayang.

 

- Tanggal 7 Dzulhijjah

 

Pintu neraka jahanam dikunci dan tidak akan dibuka sebelum berakhir pada 10 Dzulhijjah.
Maka orang yang berpuasa di hari itu akan dihindarkan dari 30 pintu kemelaratan dan kesukaran dan dibukakan 30 pintu kemudahan untuknya.

 

- Tanggal 8 Dzulhijjah (Tarwiyah)

 

Keistimewaan puasa Tarwiyah adalah menghapus dosa yang dibuat tahun lalu.

 

- Tanggal 9 Dzulhijjah (Arafah)

 

Khusus untuk Puasa Arafah, fadhillahnya adalah mendatangkan kemuliaan bagi yang menjalankannya, antara lain:

 

1. Allah akan memberi keberkahan pada kehidupannya.
2. Bertambah harta.
3. Dijamin kehidupan rumah tangganya.
3. Dibersihkan dirinya dari segala dosa dan kesalahan yang telah lalu.
4. Dilipatgandakan amal dan ibadahnya.
5. Dimudahkan kematiannya.
6. Diterangi kuburnya selama di alam Barzah.
7. Diberatkan timbangan amal baiknya di Padang Mahsyar.
8. Diselamatkan dari kejatuhan kedudukan di dunia, serta dinaikkan martabatnya di sisi Allah SWT.
(Tribunnews.com/Surya.co.id)