×
Mahasiswa Kukerta Unri Dukung Program Bank Sampah

kampus | Rabu, 28 Juli 2021

Mahasiswa Kukerta Unri Dukung Program Bank Sampah


UTUSANRIAU.CO, PEKANBARU - Sampah selalu menjadi masalah yang tak kunjung selesai diatasi dilingkungan sekitar kita. Butuh kerja yang tekun dan konsisten dalam mengatasi permasalahan sampah. Salah satu contoh solusi penyelesaian permasalahan sampah yaitu dengan mendirikan bank sampah. Hal inilah yang dilakukan oleh warga RW 8 Kelurahan Rejosari, Kota Pekanbaru.

Komunitas bank sampah yang bernama “Segar Sari” ini berdiri pada tanggal 19 Maret 2021 dengan tujuan untuk membantu perekonomian warga menengah ke bawah. “Tujuannya untuk membantu ekonomi masyarakat menengah ke bawah. Misalnya sampah yang seharusnya dibakar bisa menjadi uang, dengan cara dipilah dan dipilih. Uang yang didapat sangat berharga bagi mereka untuk membantu biaya perkonomian sehari- hari,” tutur ketua bank sampah yaitu ibu Hj. Nurhayati, S.Pd dalam keterangan tertulis yang di terima redaksi utusanriau.co, Rabu (28/07/21).

Dalam kunjungan pada tanggal 22 Juli 2021 para mahasiswa kukerta Unri melihat langsung kegiatan yang ada pada sampah. “tujuan kami berkunjung ke bank sampah ini adalah untuk membantu dalam program bank sampah ini, berbaur dalam masyarakat sekitar dan menambah pengetahuan tentang bank sampah” tutur Idul Prastio selaku ketua Mahasiswa  Kukerta Universitas Riau.

Dalam kegiatan ini selain melihat langsung yang ada pada bank sampah mahasiswa Kukerta Unri juga terlibat  dan membantu dalam proses kegiatan dalam bank sampah. Mulai dari pendaftaran anggota, pembuatan buku tabungan, pemilihan dan pembersihan sampah hingga penukaran sampah menjadi uang. “Kegiatan bank sampah ini sangat menyenangkan dan menguntungkan untuk masyarakat. Mungkin akan lebih baik kalau bank sampah ini bisa dilakukan diseluruh kota pekanbaru” ujar Salwa Olivia selaku mahasiswa Anggota Kukerta Universitas Riau.

Menurut ibu Nurhayati selama berdirinya bank sampah ini belum ada kendala yang serius dan para masyarakat terutama di RW 8 begitu antusias mengikuti komunitas ini. Beliau juga berpesan agar mahasiswa Kukerta Universitas Riau bisa membantu mensosialisasikan bank sampah ini, agar semakin dikenal masyarakat. “Semoga bank sampah ini semakin ramai, lingkungan semakin bersih dan uangnya bisa ditabung” ujar Ibu Nurhayati untuk harapannya pada komunitas bank sampah. **sumber: rilis