Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Muhammad Jamil menegaskan bahwa pungutan retribusi parkir yang ada di Alfamart dan Indomaret dihentikan sementara. Hal ini karena dua toko ritel modern itu sudah membayarkan pajak parkir selama setahun.

"/> Sekdako : Soal Pungutan Restribusi Parkir di Indomaret Alfamart di Hentikan Sementara | WWW.UTUSANRIAU.CO
×
Sekdako : Soal Pungutan Restribusi Parkir di Indomaret Alfamart di Hentikan Sementara

ekonomi | Kamis, 23 September 2021

Sekdako : Soal Pungutan Restribusi Parkir di Indomaret Alfamart di Hentikan Sementara

UTUSANRIAU.CO - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Muhammad Jamil menegaskan bahwa pungutan retribusi parkir yang ada di Alfamart dan Indomaret dihentikan sementara. Hal ini karena dua toko ritel modern itu sudah membayarkan pajak parkir selama setahun.

"Sesuai arahan Walikota, saya juga sudah komunikasikan ini dengan Dishub dan Bapenda. Jelas, bagi toko modern yang sudah membayar pajak selama setahun, itu disetop dulu untuk menarik retribusinya," kata Jamil saat dijumpai di Kantor DPRD Pekanbaru, Rabu (22/9/2021).

Terkait polemik parkir ini, Jamil meminta Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru agar patuh terhadap apa yang sudah menjadi perintah dari Walikota.

"Hari ini saya akan surati lagi Dishub untuk mempertegas apa yang disampaikan Walikota kepada saya untuk menyelesaikan polemik (parkir) ini," ujarnya.

Ditambahkan Jamil, bagi toko atau swayalan lain yang belum membayarkan pajak parkirnya, PT Yabisa Sukses Mandiri diperbolehkan untuk mengutip retribusi parkir di gerai tersebut.

"Jangan sampai ada toko modern dua kali bayar, kalau sudah bayar pajak jangan lagi diminta retribusinya," ucapnya.

Ia juga menjelaskan, layanan parkir gratis yang ada di Indomaret dan Alfamart selama ini adalah sebuah strategi marketing dari kedua toko ritel modern tersebut untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Ini yang harus kita dudukan, mana yang boleh ditempatkan Jukir mana yang tidak boleh," tutupnya.

Sementara itu, Walikota Pekanbaru Firdaus menyebut polemik pengelolaan parkir di Pekanbaru merupakan hal yang wajar. Apalagi, saat ini masih transisi dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan juga PT Yabisa Sukses Mandiri (YSM) selaku pihak ketiga.

"Ya, masa transisi ini ya wajarlah. Biasanya masyarakat sulit sekali untuk berubah, setiap ada perubahan pasti ada reaksi. Biasa itu," ujar Firdaus. **

Sumber: datariau.com