×
Dengan Menerapkan Prokes yang Ketat, SD Annur  Pekanbaru Mengadakan Qatam Qur'an

pendidikan | Sabtu, 5 Maret 2022

Dengan Menerapkan Prokes yang Ketat, SD Annur  Pekanbaru

UTUSANRIAU.CO - Khatam Alquran merupakan salah satu upacara adat yang biasa dilakukan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur karena sianak sudah mampu membaca dan menamatkan Alquran. 

Kegiatan yang dilaksanakan di Halaman  SD Annur, dengan sederhana dengan menerapkan  prokes yang ketat dan peserta wali murid di wajibkan menggunakan masker dan di lakukan cek suhu setiap orang tua wali murid. 

Kegiatan khatam Quran,  merupakan agenda tahunan yang selalu dilaksanakan dan merupakan salah satu pendukung program Sekolah yakni Wajib Bisa Baca dan Tulis Alquran. 

Tema dalam kegiatan tersebut Dengan
"Mengamalkan Alqur'an  dalam Sendi Sendi Kehidupan  untuk Mencapai Akhlak Mulia".

H. Dasri selaku  Ketua pelaksana dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama antara walimurid dengan sekolah. Dalam pendanaan kegiatan merupakan sumbangan dari para wali murid, Sabtu (5/03/2022).

Selanjutnya, Fahrudani, SPd selaku Kepala SD Annur Pekanbaru  mengatakan Jangan pernah bosan belajar karena akan berakibat pedihnya kebodohan. Belajar di sekolah tempat menimba ilmu  untuk bekal di dunia dan di akhirat.

Tentunya dengan memiliki ilmu agama kita akan di tuntun menuju jalan yang benar dan di ridhoi Allah SWT.  Amin. Untuk itu,  SD Annur  blajar Al-Qur'an menjadi program prioritas kami di sekolah kata, Fahrudani.

Selanjutnya, Alquran sebagai pedoman hidup memberikan petunjuk lengkap terhadap aturan-aturan hidup manusia yang dapat menciptakan kehidupan yang nyaman, bahagia dan sejahtera. 

Aturan yang paling inti adalah kewajiban kepada setiap individu untuk menjaga keselamatan agama. Di akui Fahrudin, bahwa semasa pandemik kita mengalami keterbatasan proses belajar mengajar karena aturan yang ketat, pihak sekolahpun di tuntut menerapkan proses yang ketat dan sistim belajar daring, ini tentunya berakibat pada anak didik.

Dengan berakhirnya sistim blajar daring, dengan masuknya siswa harus di buat dua tahap sistim blajar untuk siswa dengan membagi siswa dua gelombang. Gelombang satu dan gelombang dua, namun Alhamdulillah dengan sistim ini proses belajar mengajar berjalan baik demi mematuhi aturan pemerintah, katanya. 

Khatam Qur'an di akhiri dengan sesi foto bersama orang tua wali murid dengan para majelis guru dan siswa. ** red